Sabtu, 09 Mei 2015

Cara Tukang Sihir atau Peramal Mengetahui Hal yang Akan Datang

Bismillahirrahmanirrahim

Tentunya kita penasaran bagaimana cara dukun atau tukang ramal mengetahui hal yang akan datang. Ini bukanlah hal yang tidak diperhatikan oleh peraturan islam. Rasulullah juga telah mengetahuinya yang tentunya dengan kuasa Allah dan memberitahukan kepada Nabi Muhammad. Rasulullah saw bersabda:
 artinya:
“Apabila Allah telah memutuskan suatu perkara di langit, maka para malaikat akan mengepakkan sayap-sayap mereka karena merendahkan diri mereka terhadap perkataan Allah. (Suara Allah) seolah-olah seperti (suara gemerincing) rantai besi di atas batu yang keras lagi licin. Ketika para malaikat tersadar (dari pingsan setelah mendengar suara tersebut) mereka bertanya: ‘Apakah yang diucapkan oleh Tuhan kalian ?’ Malaikat yang lain menjawab: "( Allah mengucapkan ) kebenaran. Dia adalah Al ‘Aliy (Maha tinggi) lagi Al Kabir ( Maha besar )." Lalu para jin pencuri berita langit mendengar dialog ini. ( Para jin pencuri berita langit ini demikian posisinya, jin pencuri berita yang satu berada di atas jin yang lain. Sufyan -salah satu perawi hadits ini- menjelaskan dengan telapak tangannya. Dia memiringkannya telapak tangannya dan miringgangkan jari-jarinya.) Jin yang paling atas menyampaikan berita langit kepada jin yang berada di bawahnya, lalu dia menyampaikan berita kepada jin lain yang berada di bawahnya hingga jin tersebut menyampaikan kabar tersebut melalui perkataanya tukang sihir atau dukun. Terkadang jin pencuri berita terkena panah api sebelum menyampaikan berita tersebut, dan terkadang dia sempat menyampaikan berita sebelum terkena panah api. Lalu dia berdusta (berbohong) dengan kabar itu sebanyak seratus kedustaan. Lalu orang akan berkata: ‘Bukankah dia (tukang sihir/dukun) telah berkata bahwa pada hari sekian (akan/telah) terjadi kejadian ini dan itu?’ Maka dibenarkanlah dia dengan sebab berita yang didengar dari langit.” [HR Al Bukhari (4800)]

Demikianlah cara para peramal, 
dukun, dan yang sejenis dengan mereka mendapatkan kabar-kabar ghaib. Bukanlah para dukun atau peramal itu yang memiliki kesaktian bisa mengetahui perkara ghaib di masa lalu atau depan, akan tetapi itu adalah hasil dari kerja sama mereka dengan para ‘sahabat’ mereka -yaitu para jin maling- yang berwilayah operasi di langit. 

-------------------------------------

Catatan: Hadits shahih yang mulia ini mengandung beberapa faidah penting berharga yang tidak pantas untuk dilewatkan. Inshallah akan kita bahas pada kesempatan yang akan datang.
Setelah membaca tulisan ini apa yang terlintas dibenak anda, tentunya ini hal yang menakjubkan yang dilakukan oleh tukang ramal ataupun dukun, tapi yang melakukan praktek ini tergolong perbuatan syirik dan orangnya dikatakan musyrik

Walhamdulillah.


Keutamaan Wudhu Dirumah

Bismillahirrahmanirrahim

Tahukah anda bahwasanya berwudhuk di rumah lalu pergi sholat berjamaah di mesjid adalah lebih utama daripada mendatangi mesjid dalam keadaan tidak berwudhuk lalu baru berwudhuk di sana?

Dalil yang menunjukkan atas hal ini adalah hadits Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah, yang artinya:
“(Pahala) shalat berjama'ah (di mesjid) melebihi (pahala) shalatnya di rumahnya dan di pasarnya sebanyak dua puluh lima derajat, karena sesungguhnya jika kalian berwudhuk dengan baik lalu mendatangi mesjid -tidak ada tujuan lain kecuali untuk melaksanakan shalat- tidaklah dia mengayunkan satu langkah melainkan Allah akan mengangkat derajatnya dengan langkah tersebut dan menghapus satu dosa darinya sampai dia memasuki mesjid … dst.” [HR Al Bukhari (477) dan Muslim (649)]

Dengan mengetahui ilmu ini semoga kita bisa mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari seperti apa yang Rasulullah katakan yaitu berwudhu dahulu di rumah ataupun dimanapun hendak anda menuju masjid untuk melaksanakan shalat berjama'ah.
Wallahu a'lam